Biasakan Sahur dan Berbuka, Sebelum atau Sesudah Makan Konsumsi Buah Segar

0

Sounds Of Concert - Durasi puasa yang dijalani orang Indonesia kurang lebih 12-13 jam lamanya. Namun selama Ramadan itu pula, aktivitas masyarakat kita tetap dilakukan secara normal.

Nah, dehidrasi dan kurang nutrisi adalah dua masalah yang kerap dihadapi orang-orang berpuasa sambil juga melakukan aktivitasnya. 

Untuk itu perlu dibiasakan menjaga nutrisi seimbang salah satunya rutin mengonsumsi buah-buahan yang dikonsumsi baik saat sahur atau pun berbuka puasa.

"Iya, setelah memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein, maka perlu juga memerhatikan asupan air mineral dan seratnya, yaitu dari sayur dan buah. Nah, untuk serat, seperti yang disarankan dalam Isi Piringku adalah sebanyak dua kepal tangan, kalo daging/protein setengah kepal tangan, minyak atau lemak itu cukup seujung jari saja," ulas Dosen Gizi dari Universitas Esa Unggul, Nazhif Gifari, S.Gz, M.Si di acara peluncuran Mayumi, Saus Salad Buah di Jakarta, Selasa (11/3/2023).

Menurut Nazhif, buah adalah sumber makanan yang efektif bukan hanya untuk mendapatkan serat tapi juga kandungan vitaminnya.








"Masalahnya 90 persen orang Indonesia kurang suka mengonsumsi buah sayur. Padahal menjaga keseimbangan nutrisi dari buah, yaitu saat sahur dan berbuka puasa itu perlu dipersiapkan. Makan buahnya boleh sebelum atau sesudah makan utama," katanya lagi.

Pertimbangan lain dalam mengonsumsi buah adalah sebaiknya memilih jenis buah segar, dengan jumlah dan porsi yang secukupnya.

"Buah segar mengandung mineral dan juga vitamin, dan jenisnya jangan salah pilih ya, misalnya berbuka sama nuah nangka, duren, atah mangga muda, yang salah bukan buahnya tapi jenisnya itu kurang pas bagi perut kita yang sebelumnya kosong karena puasa," terang Nazhif lagi.

Tidak hanya untuk mendapatkan serat dan vitamin, kandungan buah segar juga dapat menetralisir asam lambung setelah seharian berpuasa.

Untuk itu, disarankan bagi mereka yang berpuasa Ramadan untuk mulai menyediakan buah-buahan di rumah, misalnya menyiapkan berbuka dengan buah kurma yang mengandung fruktosa dan minum dua gelas air sudah cukup untuk mengembalikan fungsi tubuh setelah seharian menahan lapar.

"Selanjutnya, kebutuhan gizi saat sahur juga dijaga dengan mengonsumsi buah yang kadar airnya tinggi, seperti buah melon dan semangka," tipsnya lagi.

Masih soal buah, Nazhif menyarankan sebaiknya sering mengonsumi buah segar yang dipotong agar jenis buah yang dikonsumsi sempat diproses (dikunyah) di mulut, dan jumlahnya tidak lebih banyak diserap tubuh karena sejatinya mengonsumsi buah-buahan di bulan puasa adalah untuk juga menjadi sumber cadangan makanan.

Nah membiasakan makan buah ini perlu dirawat. Kalo bosan mengonsumsi buah segar yang dipotong, cobalah untuk mengkreasikannya dengan makanan lain seperti potongan buah dibuat lebih kecil dan dimasukkan ke adonan puding atau dibuat smoothies, dijus dengan tanpa tambahan gula.








Hal ini dilakukan juga oleh Mona Ratuliu saat menyiapkan buah-buahan selama Ramadan di rumahnya.

"Aku suka snacking sama buah-buahan, cemilan sehat ini diusahakan ada di depan meja saat berbuka, nah kalo bosen, biasanga dibuat salad buah. Aku pernah bikin salad pakai Mayumi Saus Salad Buah, ini menolong banget. Kalo bikin sendiri ribet misalnya keasemanlah, kemanisan, untungnya ada Mayumi Saos Salad Buah tinggal sobek kemasan, tuang, jadi," kata Mona di acara yang sama.

Untuk pertama kalinya, Ajinomoto  memperkenalkan produk baru yaitu Mayumi Saus Salad Buah yang merupakan saus dressing pertama di Indonesia yang diperuntukan khusus untuk salad buah.  

Menurut Eurli Prameswari, Head of Sauce & Seasoning AJINOMOTO, menu salad buah sangat cocok dihidangkan untuk berbuka puasa, karena nutrisi penting dalam buah sangat dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa. 

Mayumi Saus Salad Buah dapat menjadi alternatif dalam membuat menu salad buah yang lebih praktis dan rasanya sudah pasti lezat dan nikmat.






Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)